Desa Mangunharjo Dorong Warga Jadi “Desa Cerdas Kelola Sampah”

Meggy
21 Oktober 2025 591 x Kabar Desa

Mangunharjo, 21 Oktober 2025 – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan mandiri, Pemerintah Desa Mangunharjo sukses menggelar sosialisasi intensif pengelolaan sampah bertema “Pisahkan, Olah, dan Manfaatkan. Desa Cerdas Kelola Sampah.”

Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar tidak lagi memandang sampah sebagai limbah tak berguna, tetapi sebagai sumber daya yang bernilai ekonomi serta bermanfaat bagi lingkungan.

Sosialisasi diikuti oleh perwakilan warga, perangkat desa, PKK, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Mangunharjo Karyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui program ini, kita mengajak seluruh warga untuk menjadi Desa Cerdas dalam mengelola sampahnya sendiri,” ujarnya.

Kegiatan ini turut didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wonogiri yang mengirimkan tim ahli untuk memberikan materi sosialisasi.

Menurut Bahari, narasumber dari DLH Wonogiri, kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah kini semakin meningkat.

“Kami melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Ini menunjukkan kesadaran warga sudah semakin baik. Kami optimistis, dalam beberapa bulan ke depan volume sampah yang diangkut ke TPA akan berkurang secara signifikan,” tuturnya.

Langkah konkret “Pisahkan, Olah, dan Manfaatkan” diharapkan menjadikan Desa Mangunharjo sebagai desa percontohan yang mandiri dalam pengelolaan sampah.

Sementara itu, Ariyani, tim dari DLH Kabupaten Wonogiri, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan sampah terletak pada pemilahan sejak dari rumah.

“Kami mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah menjadi tiga kategori: organik (sisa makanan, dedaunan), anorganik (plastik, kertas, botol), dan residu (sampah yang tidak dapat diolah lagi),” jelasnya.

Sampah organik didorong untuk diolah menjadi kompos atau eco-enzyme yang bermanfaat bagi kebun rumah tangga, sedangkan sampah anorganik disalurkan ke Bank Sampah atau pengepul agar dapat memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

Menambah semangat kegiatan, hadir pula Riyanto, Direktur Bank Sampah Berseri Desa Krandegan, Kecamatan Bulukerto, yang menjadi salah satu tim narasumber. Dengan gaya penyampaian yang menarik dan penuh inspirasi, ia membuka wawasan peserta tentang nilai jual dari sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai.

“Setiap sampah sebenarnya punya harga—asal kita tahu cara memilah dan menyalurkannya dengan benar. Dari botol plastik hingga kertas bekas, semua bisa menjadi sumber rezeki,” ungkapnya disambut antusias para peserta.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Melalui gerakan ini, Pemerintah Desa Mangunharjo berharap masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui praktik ekonomi sirkular dari pengelolaan sampah.

MATERI PENGELOLAAN SAMPAH DAPAT DIUNDUH MELALUI LINK BERIKUT : (Silakan di Klik)

MATERI 1

MATERI 2


Meggy

Kades Nasional Bupati Pemda Desaku wonogiri

Berita Terkini

Rakor & Pertemuan Rutin RT/RW..

Sal Meggy
Kabar Desa

Kolom Komentar


Berikan Komentar

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *