Mangunharjo Raih Juara Harapan I WIA 2025, DIMAPAN Tegaskan Daya Saing Inovasi Desa
Meggy
29 Desember 2025 146 x Kabar Desa
Wonogiri, Desember 2025 — Pemerintah Desa Mangunharjo kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Wonogiri Innovation Award (WIA) 2025. Setelah sebelumnya berhasil masuk sebagai Nominator 5 Besar kategori Desa/Kelurahan, Desa Mangunharjo resmi menerima penghargaan Juara Harapan I melalui inovasi unggulannya, DIMAPAN (Digitalisasi Mangunharjo Terdepan).
Penghargaan tersebut diumumkan pada rangkaian acara penyerahan penghargaan dan penutupan WIA 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga secara resmi meluncurkan branding daerah “Wonogiri Kota Bakso” sebagai upaya penguatan identitas daerah dan promosi potensi ekonomi lokal.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh desa dan kelurahan yang telah berpartisipasi aktif dalam WIA 2025. Ia menegaskan bahwa inovasi desa merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.
“Wonogiri Innovation Award bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk mendorong lahirnya inovasi yang aplikatif, berkelanjutan, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Saya mengapresiasi desa-desa yang berani berinovasi, termasuk Desa Mangunharjo, yang mampu menunjukkan bahwa desa pinggiran pun dapat berprestasi,” ungkapnya.
Peluncuran Wonogiri Kota Bakso pada momen yang sama semakin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam mendorong inovasi lintas sektor, baik di bidang pelayanan publik, penguatan identitas daerah, maupun pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM.
Kepala Desa Mangunharjo, Karyadi, S.Sos, menyampaikan bahwa penghargaan Juara Harapan I ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen desa.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan DIMAPAN agar semakin memberi manfaat nyata, khususnya dalam branding desa, promosi UMKM, serta keterbukaan informasi publik,” ujarnya.
DIMAPAN dinilai berhasil menunjukkan keunggulan pada aspek inovasi, dampak, dan keberlanjutan program. Melalui sistem dokumentasi dan publikasi digital yang terintegrasi, DIMAPAN mampu mengangkat potensi Desa Mangunharjo, termasuk pelaku UMKM lokal, agar lebih dikenal secara luas.
Di ujung penutup tahun 2025, Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno—sebuah desa pinggiran yang selama dipimpin oleh Bapak Karyadi, S.Sos—mampu membuktikan diri sebagai desa yang berprestasi di berbagai bidang. Tidak hanya tertib dalam administrasi pemerintahan, Desa Mangunharjo juga aktif berkontribusi dan bersaing dalam ajang-ajang bergengsi tingkat Kabupaten Wonogiri.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh masyarakat dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan. Inovasi DIMAPAN (Digitalisasi Mangunharjo Terdepan) yang menyasar branding desa dan UMKM Desa Mangunharjo, akhirnya berhasil meraih Anugerah Wonogiri Innovation Award Tahun 2025 dengan predikat Juara Harapan I. Sebuah proses panjang yang tidak instan, melalui berbagai tahapan penilaian dan evaluasi, hingga akhirnya mampu menembus sistem penilaian inovasi daerah.
Adapun penghargaan yang berhasil diraih Desa Mangunharjo sepanjang Tahun 2025 pada masa kepemimpinan Bapak Karyadi, S.Sos, antara lain:
-
100% Capaian KTP-el per Februari 2025
-
100% Capaian KIA per Februari 2025
-
100% Capaian Akta Kelahiran usia 0–18 Tahun per Februari 2025
-
100% Capaian Target Nasional Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebesar 30% per Februari 2025
-
TOP 10 Desa Nyawiji Migunani (Tertib Administrasi Kependudukan) Tahun 2025
-
Juara Harapan II Lomba Administrasi Desa Tahun 2025
-
Juara III Lomba Administrasi Perpustakaan Tahun 2025
-
Juara I Lomba B2SA Tahun 2025
-
Juara Harapan I Lomba PBB Linmas Tahun 2025
-
Juara Harapan I Wonogiri Innovation Award (WIA) Tahun 2025
Capaian ini menjadi bukti bahwa dengan kepemimpinan yang visioner, kolaborasi, dan semangat inovasi, desa mampu tumbuh, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

